ARTIKEL
Tentang Penyakit Paripit ( Penyakit Dayak Ngaju )
Mata Kuliah : Seni Budaya Lokal
Oleh : Kristina Mensi Eva
Nim
: 2013.C.05a.0495
EKA HARAP PALANGKA RAYA
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN
2013/
2014
PENGANTAR
Pulau kalimatan atau yang biasa di sebut dengan nama “ pulau borneo “, adalah pulau yang terbesar di indonesia yang penuh dengan keanekaragaman suku ,bahasa dan sumber daya alam yang melimpah, di dalam pulau inilah terdapat suku dayak yang bemacam-macam jenis bahasa dan adat-istiadat setempat, dengan kehidupan saling bergotong royong dan membantu sesama, dalam hal ini kekeluargaan suku dayak sangat tampak .kebiasan hidup mengandalkan sumber daya alam yang ada di daerah setempat membuat suku dayak sangat menyatu dengan alam bagaikan organ tubuh yang melekat pada jiwa, dengan kehidupan inilah masyarakat suku dayak hidup dengan tenang dan aman. Dalam penulisan artikel ini penulis sangat tertarik mengambil judul penyakit yang ada di daerah suku dayak dengan nama penyakit yang biasa di sebut oleh masyarakat dayak Ngaju ( Katingan ) “Paripit”, penyakit inilah sering menyerang kehidupan para masyarakat dayak Ngaju, baik anak-anak,remaja, maupun dewasa, dan penyakit paripit ini sudah sering menyerang masyarakat suku dayak baik dari jaman dulu maupun sampai pada jaman sekarang, dalam penulisan ini penulis sangat berharap artikel ini akan menjadi sumber ilmu dan penunjang pendidikan bagi mahasiswa/ mahasiswi. Agar sebagai mahasiswa maupun mahasiswi bisa mengetahui jenis penyakit yang ada pada masyarakat suku dayak Ngaju sekarang .
A. Pengertian Penyakit Paripit. ( Tapapeling )
Penyakit
paripit adalah sejenis penyakit kulit yang sudah lama berada di lingkungan
masyarakat suku dayak , yang biasa di sebut dalam bahasa Indonesianya penyakit
cacar air penyakit ini juga sangat berbahaya bagi kesehatan, dan penyakit ini
di sebabkan oleh infeksi virus varicella zoster yang mengakibatkan munculnya
ruam kulit berupa kumpulan bintik-bintik kecil ,baik berbentuk datar maupun
benjolan dan akan terasa gatal, dalam benjolan tersebut tampak bening yang
berisi air di dalamnya.
Paripit
( cacar air ) ini merupakan penyakit menular yang bisa ditularkan oleh
seseorang kepada orang yang sehat lainnya secara langsung , dan orang yang
sudah pernah terkena penyakit ini maka tubuhnya tersebut akan membentuk anti
bodi terhadap virus varicello, sehingga
dimasa depan tidak akan lagi terserang penyakit virus paripit ( cacar air )
dari penularan yang di lakukan oleh orang lain.
Dalam
hal ini Ada beberapa pendapat dari narasumber ( Suku Daya Ngaju ) yang
terpercaya yang telah di wawancarai oleh penulis.
1.
Menurut ibu Ruskanalawati ( 15-09-2013 ) penyakit
paripit adalah sejenis penyakit yang menyerang pada bagian kulit atau biasa
yang di sebut dengan cacar air dan penyakit ini membekas hitam pada kulit.
2.
Menurut ibu Kusei ( 15-09-2013 )
peyakit paripit adalah penyakit yang berbintik-bintik kecil merah pada kulit
dan pada akhirnya akan menjadi bintik besar pada kulit dan membekas hitam.
3.
Menurut Lia
( 20-09-201 ) penyakit paripit adalah sejenis penyakit
yang menyerang bagian kulit, dan bentuk penyakit bintik-bintik merah, penyakit
ini juga memiliki sifat menular.
Dapat di simpulkan penyakit paripit ini adalah penyakit yang menyerang
pada bagian permukaan kulit, dengan
bentuknya bintik-bintik merah yang berbentuk gelembung dan di dalamnya berisi
air, dan jika di pecahkan akan makin bertambah banyak dan bisa terjadi
penularan dari seorang penderita penyakit paripit ke orang yang lainnya
B.Penyebab Penyakit Paripit ( Tapapeling )
Penyakit paripit
ini sering menyerang secara tiba-tiba, tanpa pandang bulu kendati bisa disembuhkan,
jangan sepelekan penyakit yang telah ratusan tahun di kenal oleh masyarakat
dayak ngaju .
Biasanya perubahan cuaca dari musim kemarau yang cenderung
bersuhu panas ke yang bersuhu dingin. Akan turut membuat perubahan pada tubuh,
jika kondisi tubuh tidak fit, maka biasanya seseorang akan mudah mengidap suatu
penyakit, penyakit yang biasanya muncul saat kondisi tubuh tidak dalam keadaan
fit adalah penyakit paripit.
Adapun
yang menyebabkan timbulnya penyakit ini pada penderita adalah :
·
Pengaruh
Cuaca : karena melaui udara vurus dapat dengan cepat berpindah dan kotak dengan
orang lain. Udara juga bisa menyebabakan
daya tahan tubuh seseorang menjadi menurun jadi tidak menutup kemungkinan
seseorang akan terserang penyakit paripit.
·
Pengaruh
Lingkungan : Lingkungan yang kotor dan tidak terawat bisa menyebabkan seseorang
terserang penyakit paripit, karena dari lingkungan akan membawa adanya kuman
dan virus sehingga seseorang sakit.
·
Pengaruh
kekebalan tubuh yang tidak baik : akibat dari kekebalan tubuh yang tidak baik
atau menurun akan mengakibatkan seseorang mudah terserang penyakit paripit,
karena penyakit ini sama dengan cacar air yang menjadi penyebab utamanya adalah
virus varicella zoster.
Hal-hal
tersebut di ataslah yang menjadi penyebab seseorang akan terserang penyakit
paripit.
Ciri-ciri
penyakit paripit adalah :
·
Menyerang
seluruh permukaan kulit penderita.
·
Bersifat
menular dari seorang penderita ke orang lainnya.
·
Berbentuk
bintik-bintik merah.
·
Berupa
gelembung-gelembung yang berisi air.
·
Setelah
sembuh membekas berwarna hitam yang susah untuk di hilangkan.
·
Gatal-gatal.
C.
Proses Terjadi
Penyakit Paripit
( Tapapeling )
Pada tahap awal penderita penyakit paripit akan mengalami demam tinggi, suhu badan meningkat drastis,
batuk-batuk, biji mata memerah. Setalah mengalami hal tersebut di atas maka
penderita akan masuk pada tahap kedua yaitu akan mulailah muncul bintik-bintik
merah yang berisi air di dalamnya yang seperti gelembung-gelembung yang tumbuh pada
tubuh si penderita, setelah itu penderita akan merasa gatal-gatal pada tubuhnya
dan mengalami susah tidur.
Setelah muncul bentol atau gelembung
yang berisi air di seluruh tubuh , maka masa inkubasi dari penyakit paripit ini
adalah sekitar 2-3 minggu tergantung dari daya tahan tubuhnya. Maka penyakit
paripit yang keluar di permukaaan kulit hanya sedikit atau akan cepat
menghilang.
Jika tubuh yang berbintik-bintik merah tersebut di
garuk maka akan mengakibatkan semakin banyaknya tumbuh bintik-bintik merah
tersebut di permukaan tubuh si penerita
dan bisa mengakibatkan hal yang fatal, seperti susah dalam proses penyembuhannya.
Bintik-bintik merah ini akan terasa gatal terutama jika tubuh berkeringat dan
tidak di sengaja si penderita akan
menggaruknya.
D.
Tanda Dan Gejala Penyakit
Paripit
( Tapapeling )
Sebelum penyakit paripit menyerang seorang
penderita ada berbagai macam hal dan tanda maupun gejala yang akan di rasakan
oleh seorang penderita peyakit ini.
Adapun
tanda dan gejala penyakit paripit adalah :
·
Kondisi badan terasa menurun atau tidak fit, lemah dan
mudah capek.
·
Mulai merasakan demam di sertai batuk-batuk dan flu
ringan.
·
Akan merasakan nyeri di pergelangan sendi dan nyilu,
tetapi tidak semua penderita mengalami, ada yang hanya demam beberapa hari
saja.
·
Selanjutnya akan berbentuk bintik-bintik merah,
kemudian bintik tersebut menonjol membentuk lelepuhan berisi cairan yang terasa
gatal.
·
Pada anak-anak yang berusia di atas 10 tahun, gejala
awalnya berupa sakit kepala, demam sedang dan rasa tidak enak badan , gejala
tersebut biasanya tidak di temukan pada anak-anak yang lebih muda,gejala pada
orang dewasa biasanya lebih berat.
·
24-36 jam setelah timbulnya gejala awal, muncul
bintik-bintik merah datar kemudian bintik tersebut menonjol.
·
membentuk lelepuhan berisi cairan yang terasa gatal,
yang akhirnya akan mengering, proses ini memakai waktu selama 6-8 jam.
Untuk mengatasi gejala-gejala penyakit cacar air, bisa
dilakukan dengan melakukan kompres dingin pada kulit yang terkena. Agar rasa
gatal berkurang dan dapat mengurangi garuk-garuk yang dapat menyebabkan infeksi.
Tanda
dan gejala-gejala di atas akan khas muncul, jika seorang penderita tersebut akan terserang penyakit paripit. Dalam
gejala – gejala diatas terkadang penderita tidak menyadari bahwa dirinya akan
terserang jenis penyakit paripit ini. Karena kalau dilihat dari gejala awal
bisa di katakan hanya gejala-gejala biasa saja yang muncul, inilah bisa menjadi
penyebab utama bahwa seorang penderita tersebut tidak mengetahuinya.
Namun
ketika tahap awal berlanjut dan menyerang si penderita, maka pada tahap yang
lebih seriuslah penderita akan menyadarinya karena mulailah muncul bintik-bintik
merah pada permukaan tubuhnya. Inilah bisa menyebabkan kefatalan bagi penderita
kerana lambat menanganinya akibat ketidak tahuan pada gejala-gejala yang
muncul.
E.
Pengobatan Penyakit Secara
Tradisional
(
Dalam Masyarakat Dayak Ngaju )
Dalam proses pengobatan penyakit paripit, banyak berbagai macam cara
yang digunakan oleh masyarakat suku dayak ngaju( katingan ). Macam-macam cara
pengobatan paripit tersebut biasanya memanfaatkan tanaman yang tumbuh di
dalam hutan maupun obat-obatan tanaman
yang berada di lingkungan sekitar rumah.
Adapun berbagai macam
tanaman dan obat-obatan alam yang dapat digunakan untuk pengobatan penyakit
paripit adalah sebagai berikut :
·
Minum air kelapa muda, yang baru di petik dari
pohonnya,
·
Minyak babi, gosoklah minyak babi yang sudah di
panaskan lalu di dinginkan , setelah itu gosok pada bagian tubuh yang terkena
penyakit paripit.
·
Menggunakan air beras, air beras tersebut di gunakan
untuk di lap pada bagian tubuh si penderita.
·
Mandi di dalam jukung yang di dalamnya berisi air.
·
Buah nenas, parutlah buah nenas setelah itu ambil
airnya dan minum air hasil parutan.
·
Buah mengkudu, parutlah buah mengkudu yang berjumlah 2
buah, lalu ambil air parutannya dan minum.
·
Daun pinang , rebuslah daun pinang lalu minum air
hasil rebusan daun pinang tersebut.
·
Tidur diatas daun pisang, agar tidak menular .
·
Menggunakan kulit pisang, kulit pisang dioleskan pada
luka paripit.
·
Pelepah pohon aren yang kering, di haluskan kemudian
gosok pada kulit bekas luka.
F. Perawatan Penyakit Paripit
Perawatan pasca penyembuhan intinya tidak boleh di
garuk, jika digaruk tangan kita kotor pasti akan menyebabkan infeksi, jika
infeksi sembuhnya akan susah. Jika penderita kuat untuk tidak di garuk sama
sekali akan sembuh dengan sendirinya tanpa bekas ada luka.
·
Jika bintik muncul pada telapak tangan boleh mandi,
tetapi jika tidak muncul maka tidak diperbolekkan untuk mandi.
·
Sering mengganti pakaian.
·
Minum obat-obat dari hasil alam seperti air rebusan
daun pisang, daun pegagan, dan buah mengkudu.
·
Hindari bintik-bintik menjadi pecah jika pecah segera
bersihkan agar tidak menyebar ke seluruh bagian tubuh.
·
Gunakan kuyit, untuk menghidari gelmbung menjadi
pecah.
·
Kulit di kompres dengan air dingin.
Dan
adapun akibat dari penyakit paripit, dapat membahayakan dan menimbulkan
kematian pada orang yang mengalami defisiensi sistem imun ( penurunan fungsi
sistem imunitas/ kekebalan tunuh. Turunnya fungsi imunitas tubuh tersebut dapat
menyebabkan tubuh tidak mempunyai kekebalan, dan sistem ketahan untuk melawan
serangan penyakit paripit, sehingga kondisi penderita melemah yang pada
akhirnya dapat mengakibatkan sesuatu yang fatal.
Pada
anak yang di beri beberapa jenis obat yang berefek pada menurunya sistem
imunitas tubuh, paripit dapat menyebabkan kematian dan kebutaan. Penyakit ini
juga membahayakan seseorang ibu dan bayi yang di kandungnya.
Gambar
orang yang terkena penyakit paripit.
Gambar anak yang terkena penyakit paripit.
PENUTUP
Demikian uraian penyakit paripit yang berasal dari daerah dayak
ngaju, semoga artikel ini dapat berguna untuk menambah pengetahuan dan wawasan
tentang model penyakit-penyakit yang berada di sekitar masyarakat dayak ngaju
dan gejala-gejal maupun penyebab dan pengobatannya secara tradisionalnya ,
dalam penulisan artikel ini penulis mohon maaf jika masih ada kekurangan dan
kesalahan yang di dapatkan. Akhir kata penulis menyampaikan terimakasih atas
kepercayaan yang telah di berikan
sehingga penulis dapat menulis artikel ini dengan baik. Tiada gading yang tak
retak.
“TERIMA KASIH”
.
cacar air itu bukan paripit.
BalasHapuspenyakit parpit merupakan penyakit yang harus terjadi dan hanya satu (1) kali pada diri seaorang seumur hidup dan tidak pernah terulang untuk kedua kalinya,penyakit paripit dengan ciri bintik nerah pada bagian kulit dan puncaknya bintik nerah tersebut menyebar sehingga tumbuh pada telapak tangan dan kaki.
perlu di ketahui oenyakit ini menurut suku dayak ngaju adalah infeksi gabungan dua unsur hormon yaitu unsur ibu dan unsur bapak,jd apabila ada orang yang terkena penyakit paripit untuk yang kedua kalinya menandakan orang tersebut mempunyai 2 ayah kandung. Artinya dua hormon bapa satu ibu tergabung sebelum pembentukan diri seseorang di dalam rahim ibunya sebelum di lahirkan.
silahkan cari tau benarkah penyakit paripit hanya satu kali terjadi pada diri seseorang dalam hidupnya,dan adakah orang yang 2 kali mengalami penyakit tersebut!
zzz paripit beda dari cacar air, cacar air kalo di dayak nama nya (rapujung)
BalasHapus